ASUS ZenBook 13 (UX325) Ultrabook 13-inci Paling Ringkas dan Punya Port Lengkap

Ultrabook merupakan varian laptop dengan bentuk yang lebih tipis dan ringkas. Tujuan diciptakannya ultrabook adalah menjawab kebutuhan gaya hidup modern, dimana semakin banyak orang bekerja secara mobile dan tentu saja mereka akan mengandalkan laptop sebagai perangkat utamanya. Menggunakan ultrabook yang lebih ringkas tentunya akan lebih memudahkan bagi para pekerja mobile, meski performa seringkali harus dikorbankan pada saat itu.

Hampir satu decade kemudian, di tahun 2020 ini ultrabook semakin digemari. Tidak hanya oleh para pekerja kantoran yang semakin banyak berkegiatan secara mobile, ultrabook juga diminati oleh mahasiswa dan segmen pengguna lainnya. Alasan utama memilih ultrabook tentu saja karena bentuknya yang sangat ringkas. Namun di samping itu, ultrabook modern semakin banyak dipilih karena performanya kini sudah meningkat jauh lebih baik bahkan dapat menyaingi laptop yang bodinya lebih tebal.

Semua itu bisa ditemukan di ZenBook 13 (UX325), ultrabook terbaru dari ASUS yang masuk ke dalam jajaran ZenBook Classic tersebut kali ini memiliki bodi yang lebih ringkas dan ringan, serta memiliki performa lebih baik plus daya tahan baterai lebih panjang. Bagaimana ASUS dapat menghadirkan peningkatan yang signifikan tersebut dan apa saja kelebihan ZenBook 13 (UX325)? Mari kita bahas lebih lanjut.

Desain Baru yang Lebih Mewah

Tampil dengan desain mewah dan elegan merupakan DNA ZenBook sejak lama. ZenBook 13 (UX325) kali ini menggunakan bahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang sangat presisi, sehingga membuat bodinya terlihat lebih mewah serta memiliki kesan premium yang kuat.

Salah satu ciri khas ZenBook kembali hadir di ZenBook 13 (UX325), yaitu desain “Zen” yang melingkar pada bagian belakang layarnya. Desain ini dibuat melalui proses panjang dengan finishing khusus agar ZenBook 13 (UX325) tampil lebih indah. Tentu saja semua itu akan percuma jika ZenBook 13 (UX325) tampil dengan bodi yang bongsor, tebal dan berat.

ASUS ZenBook 13 (UX325) hadir dengan bodi sangat tipis dan ringkas. Ketebalannya hanya 13,9mm saja sehingga tidak memakan banyak ruang di dalam tas Anda. Selain itu, ZenBook 13 (UX325) juga sangat ringan. Karena menggunakan bodi berbagan aluminium alloy, ZenBook 13 (UX325) mampu tampil dengan bobot hanya 1,07Kg. Bepergian menggunakan ZenBook 13 (UX325) tidak akan membuat pundak Anda kesakitan karena bobotnya yang sangat ringan.

ZenBook 13 (UX325) merupakan ultrabook dengan layar 13 inci. Meski demikian, ultrabook ini memiliki bentuk yang sangat ringkas bahkan lebih kecil dari kertas A4. Bagaimana itu bisa dilakukan? Teknologi NanoEdge Display adalah jawabannya. Teknologi yang sudah cukup lama digunakan oleh ASUS di berbagai lini ultrabooknya tersebut membuat bezel layar dapat tampil sangat tipis hingga memiliki screen-to-body ratio mencapai 88%.

Sama seperti seri ZenBook sebelumnya, ZenBook 13 (UX325) juga dilengkapi degan 3D IR camera yang sudah mendukung fitur Windows Hello. Berkat kamera ini, Anda bisa masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password. Cukup biarkan ZenBook 13 (UX325) memindai wajah dan Anda akan diberikan akses untuk masuk ke dalam sistem. Windows Hello tdiak hanya membuat proses login menjadi lebih mudah dan cepat, tetapi juga lebih aman.

Durabilitas Berstandar Militer

ZenBook 13 (UX325) tidak hanya sekadar tampil mewah dan elegan. Ultrabook ini juga memiliki bodi yang sangat kokoh dan telah mendapatkan sertifikasi lolos uji standar militer AS (MIL-STD 810G). ZenBook 14 (UX425) terbukti telah lolos berbagai pengujian berstandar militer, mulai dari uji fungsional di ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki, uji jatuh dari ketinggian 100mm dalam keadaan hidup dan diuji di setiap sudut jatuh, hingga uji operasional di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Sertifikasi ketahanan berstandar militer tersebut membuktikan bahwa ZenBook 13 (UX325) merupakan ultrabook yang cukup tangguh meski merupakan ultrabook kelas consumer dan memiliki bodi tipis serta ringkas. Setidaknya dengan bukti lolos pengujian ketahanan tersebut, Anda akan dapat lebih tenang ketika membawa ZenBook 13 (UX325) bepergian.

Keyboard Lebih Lebar dan NumberPad 2.0

Salah satu fitur paling menarik di ZenBook 13 (UX325) adalah edge-to-edge keyboard. Fitur ini membuat keyboard di ZenBook 13 (UX325) dihadirkan hingga ke dua sisi bodinya. Artinya, ZenBook 13 (UX325) memiliki format keyboard lebih luas dan tombol yang lebih besar. Berkat fitur ini, mengetik menjadi lebih nyaman di ZenBook 13 (UX325).

Selain berkat keyboard yang dirancang lebih lebar, ZenBook 13 (UX325) juga memiliki fitur bernama ErgoLift yang juga membuat mengetik menjadi lebih nyaman. Sama seperti di varian ZenBook lainnya, ErgoLift merupakan fitur yang membuat bodi utama ZenBook 13 (UX325) terangkat dan membentuk sudut tiga derajat ketika sedang digunakan. Posisi tersebut membuat posisi mengetik menjadi lebih ergonomis, sekaligus meningkatkan performa pendinginan berkat rongka udara ekstra yang diciptakan dari posisi bodi utama yang terangkat.

Kembali ke keyboard, berkat bentuknya yang lebih luas ZenBook 13 (UX325) kini dapat tampil dengan tombol keyboard lebih banyak. Tombol seperti Home, Page Up, Page Down, dan End dapat disematkan di sisi kanan keyboard ZenBook 13 (UX325). Bagi yang terbiasa menggunakan shortcut di keyboard, keberadaan tombol tersebut tentunya akan membuat ZenBook 13 (UX325) semakin istimewa karena tombol tersebut sangat jarang ditemukan di sebuah ultrabook 13 inci.

Agar pengalaman mengetik semakin maksimal, ZenBook 13 (UX325) setiap tombol pada keyboard di ZenBook 13 (UX325) memiliki travel distance hingga 1,4mm. Angka tersebut cukup besar dibandingkan dengan ultrabook pada umumnya, sehingga pengguna ZenBook 13 (UX325) dapat merasakan sensasi mengetik layaknya menggunakan keyboard desktop. Selain itu, keyboard ZenBook 13 (UX325) juga memiliki jarak yang sangat ideal untuk diakses oleh jari manusia. Hasilnya adalah mengetik tidak hanya nyaman, tetapi juga menjadi cepat dan akurat.

Bagi Anda yang masih suka menggunakan numpad, ZenBook 13 (UX325) juga menawarkan fitur NumberPad 2.0. Fitur yang sebelumnya juga sudah pernah diperkenalkan di berbagai lini ultrabook ASUS kali ini mendukung penggunaan multifungsi yaitu menjadi touchpad dan  numpad untuk dapat digunakan bersamaan. Sebelumnya Anda harus memilih antara mode numpad atau touchpad untuk NumberPad, namun kini Anda bisa melakuakn semuanya bersamaan.

Konektivitas Lengkap

Sebuah ultrabook biasanya hadir dengan konektivitas terbatas, khususnya pada jumlah dan jenis port. Hal tersebut dikarenakan bodi ultrabook yang tipis membuat produsen ultrabook biasanya memilih untuk tidak menyematkan port yang berukuran besar seperti USB Type-A dan HDMI. Namun di ZenBook 13 (UX325), ASUS masih dapat menyematkan port USB Type-A dan HDMI ke dalam bodi ultrabook ini. Dengan demikian, Anda tetap bisa menggunakan aksesori yang masih menggunakan USB Type-A serta menghubungkan ZenBook 13 (UX325) ke monitor eksternal tanpa harus menggunakan dongle.

Sebagai ultrabook modern, ZenBook 13 (UX325) tentu saja dilengkapi dengan port USB Type-C. Dua buah port tersebut hadir di ultrabook ini dan telah mendukung teknologi USB Power Delivery. Artinya, ultrabook ini dapat diisi dayanya melalui port USB Type-C. Tidak hanya itu, port USB Type-C di ZenBook 13 (UX325) juga merupakan port Thunderbolt 3. Port Thunderbolt 3 memungkinkan skenario penggunaan pada ZenBook 13 (UX325) menjadi lebih luas. Salah satu skenarionya adalah mengubungkan kartu grafis desktop menggunakan external graphic card enclosure sehingga memungkinkan ZenBook 13 (UX325) untuk digunakan sebagai ultrabook penunjang pekerjaan berat, mulai dari bermain game hingga content creation.

ZenBook 13 (UX325) juga telah dilengkapi dengan konektivitas wireles menggunakan WiFi 6 (802.11ax). WiFi generasi terbaru tersebut memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah. ASUS juga menghadirkan fitur WiFi Master yang memungkinkan ZenBook 13 (UX325) mampu menangkap sinyal WiFi lebih baik. Mendukung WiFi 6 terdapat juga Bluetooth 5.0 yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai aksesori mulai dari headphone hingga mouse.

Daya Tahan Baterai Seharian

Meski ringkas, ZenBook 13 (UX325) memiliki kapasitas baterai mencapai 67Whr yang dapat bertahan hingga 22 jam berdasarkan pengujian internal ASUS menggunakan aplikasi Mobile Mark. Sementara saat diuji menggunakan PCMark 10 pada mode modern office, ZenBook 13 (UX325) dapat bertahan hingga 12 jam 44 menit. Perlu diketahui juga bahwa ZenBook 13 (UX325) terus terkoneksi ke internet menggunakan WiFi saat pengujian berlangsung.

Selain memiliki kapasitas baterai yang tergolong besar, salah satu alasan mengapa daya tahan baterai ZenBook 13 (UX325) sangat panjang adalah teknologi 1W Panel. Berkat panel tersebut, konsumsi daya untuk layar secara keseluruhan dapat dikurangi hingga 63,6% dan dapat menambah daya tahan baterai hingga 37,5%. Berkat teknologi USB Power Delivery, ZenBook 13 (UX325) juga dapat diisi ulang dayanya menggunakan power bank.

Performa Kencang

d

ZenBook 13 (UX325) merupakan sebuah ultrabook super ringkas dan ringan yang dapat dibawa bepergian dengan sangat mudah. Namun jangan salah bahwa ultrabook ini juga memiliki performa yang kencang. Hadir dengan prosesor hingga 10th Gen Intel Core i7 (Ice Lake) yang memiliki konfigurasi hingga 4 core dan 8 thread, serta memiliki boost clock hingga 3,9GHz. KOnfigurasi tersebut sangat pas untuk sebuah ultrabook seperti ZenBook 13 (UX325) karena masih cukup kencang dan tidak boros daya.

Yang lebih menarik lagi, prosesor Intel Core i7-1065G7 yang hadir di ZenBook 13 (UX325) ditenagai oleh GPU terintegrasi Intel Iris Plus Graphics. Berbeda dengan GPU Intel HD Graphics, Intel Iris Plus Graphics memiliki performa yang lebih tinggi. Meski demikian, GPU Intel Iris Plus tetap hadir dengan konsumsi daya yang sangat rendah. GPU ini merupakan salah satu alasan mengapa ZenBook 13 (UX325) mampu memiliki daya tahan baterai yang tergolong panjang.

Menemani prosesornya, ZenBook 13 (UX325) juga dilengkapi dengan penyimpanan berupa NVMe PCIe 3.0 x4 SSD berkapasitas 512GB. Penyimpanan tersebut tidak hanya sangat kencang sehingga dapat membuat waktu loading aplikasi serta booting semakin singkat, tetapi juga lebih tahan banting. Hal tersebut dikarenakan SSD tidak memiliki komponen bergerak dan bergantung sepenuhnya pada chip NAND Flash sehingga jauh lebih tahan banting ketimbang HDD.

Untuk memori, ZenBook 13 (UX325) mengandalkan modul RAM LPDDR4X terbaru berkapasitas 16GB. Kapasitas memori yang lebih lega serta lebih kencang dari LPDDR3X membuat ZenBook 13 (UX325) semakin gesit. Berbagai aplikasi pun dapat dijalankan dengan sangat lancar, bahkan sangat optimal untuk multitasking.

Daya Tahan Baterai Panjang

Dirancang sebagai perangkat yang dapat menemani mobilitas Anda sehari-hari, ZenBook 13 (UX325) hadir dengan kapasitas baterai yang lebih besar dibandingkan pendahulunya yaitu ZenBook 14 (UX433). Kali ini ZenBook 13 (UX325) mengadopsi baterai berkapsitas 67Whr yang membuat ultrabook ini mampu bertahan hingga 22 jam menurut pengujian internal ASUS.

Sementara saat diuji menggunakan PCMark 10 pada mode modern office, ZenBook 13 (UX325) dapat bertahan hingga hampir 13 jam. Itu artinya Anda bisa menggunakan ultrabook ini untuk bekerja hingga lebih dari 12 jam. Jika rata-rata pekerja kantoran menghabiskan waktu hingga 8 jam sehari, ZenBook 13 (UX325) dapat menemani Anda bekerja seharian.

Selain berkat penggunaan prosesor hemat daya dari Intel, teknologi panel terbaru adalah salah satu alasan mengapa ZenBook 13 (UX325) dapat memiliki daya tahan baterai yang panjang. ZenBook 13 (UX325) hadir dengan layar beresolusi full HD (1920×1080 pixel) dan mampu memiliki tingkat reproduksi warna hingga 100% pada color space sRGB.

Hasil Benchmark ZenBook 13 (UX325):

Main Spec. ASUS ZenBook 13 (UX325)
CPU Intel® Core™ i7-1065G7 Processor 1.3 GHz (8M Cache, up to 3.9 GHz)

Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Operating System Windows 10 Home
Memory 16GB LPDDR4X (i7 variant)

8GB LPDDR4X (i5 variant)

Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 x2 SSD
Display 13.3″ (16:9) IPS FHD (1980 x 1080), 300 nits, 100% sRGB, Anti-glare, NanoEdge Display
Graphics Intel® Iris® Plus Graphics
Input/Output 1x HDMI 2.0b, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB Type-C with Thunderbolt™ 3 supports display / power delivery, Micro SD card reader
Camera HD camera with IR function to support Windows Hello
Connectivity Intel Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Audio Smart Amp Technology, Built-in array microphone, harman/kardon certified
Battery 67WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension 30.40 x 20.30 x 1.39 ~ 1.39 cm
Weight 1,11Kg
Colors Pine Grey, Lilac Mist
Price Rp17.299.000 (i7 variant)

Rp14.299.000 (i5 variant)

Warranty 2 tahun garansi global

 

Sutoro

Coba di baca dulu aja siapa tahu jadi sayang...